Sunday, 12 November 2017

Riding Assist Technology, Honda Mempertunjukkan Motor 'Anti Jatuh'


Sumber : autoevolution

      Teknologi di bidang otomotif lahir untuk memberi kemudahan dan keamanan bagi pengguna. Setelah teknologi motor matic sukses memanjakan biker, kini ada lagi teknologi yang lebih asyik. Teknologi yang memungkinkan siapa pun bisa mengendarai sepeda motor tanpa takut terjatuh.

       Baru-baru ini Honda meluncurkan sepeda motor dengan konsep self-balancing. Fitur yang pertama kali dikenalkan pada pameran Consumer Electronics Show 2017 (CES) di Las Vegas itu diberi nama “Honda Riding Assist”. Teknologi ini bisa menjaga sepeda motor tetap berdiri tegak, pada kecepatan yang lambat. Fitur terbaru dari Honda ini mengadopsi teknologi robotik yang bisa membantu sepeda motor mencapai titik keseimbangan tanpa menggunakan standar. Berbeda dengan self balancing lainnya, Honda Riding Assist ini tidak menggunakan sensor giroskop melainkan sistem khusus  yang mengatur maju mundur maupun kanan kiri seperti manusia menyeimbangkan motor.
      Teknologi ini akan mengontrol gagang kemudi secara elektronik pada kecepatan rendah. Dengan mekanisme tertentu yang diletakkan di bawah lampu utama, sistem akan mengubah sudut rake. Sehingga trail pada roda depan menjadi negatif. Hasilnya, sepeda motor akan tetap balance dan tegak saat bergerak perlahan. Bahkan tanpa pengemudi.


      Meskipun konsep diterapkan pada tipe Honda NC, tetapi teknologi ini bisa diterapkan pada semua model. 

      “Teknologi ini sebagai rider assistance, untuk membantu keseimbangan mereka saat berkendara pelan, dan membuat sepeda motor tetap tegak. Kami tengah mengembangkan teknologi ini pada model yang lebih besar seperti Gold Wing," tutur, Tony Defranze, PR Honda Amerika Serikat seperti dilansir Autopro, Jumat, (6/1/2016). 

      Riding Assist yang akan membuat sepeda motor tetap tegak saat bergerak pelan itu tidak menggunakan giroskop seperti pada GyroCycle. Tetapi Honda menerapkan teknologi robotik.

       Sistem robotik pada Uni-Cub itu serupa dengan teknologi pada robot Penguin pada self-balancing personal mobility device. Untuk membuat sepeda motor tetap balance sebuah motor kecil yang selalu menyesuaikan kemudi.

       Dengan mekanisme tertentu yang diletakkan di bawah lampu utama, sistem akan mengubah sudut rake. Sehingga trail pada roda depan menjadi negatif sehingga saat bergerak perlahan sepeda motor akan tetap balance dan tegak.

      Dalam mesin yang sama dimana mesin tersebut dijepit di kedua sisinya, maksudnya untuk menyuport mesin jika self-balancing system harus melepaskan tenaga/kehilangan tenaga. Mesin ini dilengkapi dengan mode autonomous motorcycle. Yang dimana pemiliknya dapat memanggilnya dari garasi apabila dibutuhkan, dan dapat memasukkannya lagi ke dalam garasi secara otomatis apabila telah menggunakannya. Masih banyak lagi teknologi yan gsedang dikembangkan dan dibutuhkan, karena saat ini digunakana di dalam driver assist, auto obstacle detectionlane-keeping ability, dan sebagainya.

      Honda memang memiliki beberapa project yang dikembangkan seperti Asimo Series robot yang berbentuk seperti manusia, dan Uni-Cub Mobility Scooter, yang dimana algoritma yang dipakai dalam teknologi tersebut adalah yang dipakai di Honda Riding Assist Technology.

Honda Uni-Cub Scooter(May 2012)
      Uni-Cub (May 2012) dan Device yang terdahulu U3-X (2009) menggunakan roda yang unik. Untuk maju ataupun mundur, roda tersebut berputar kemana saja. Untuk bergerak ke samping, Rollersnya bergerak memutar dari kiri ataupun kanan. Pengemudinya duduk diatas, dan mengontrolnya dengan bergerak kemana pun kita mau.

      Honda Engineer ditugaskan dalam project-project seperti dan menemukan hal-hal baru didalamnya. Seperti Free-Wheeling Engineering disukseskan oleh Bell Labs dan IBM's Thomas J. Watson Research Center.

      Honda Engineer yang terkenal, Yoichi Oguma (sekarang sudah pensiun) kadang disebut “Honda’s refrigerator” - Memili koleksi dari konsepnya tanpa diaplikasi yang memiliki potensi cukup baik kedepannya, sayang apabila dibiarkan begitu saja. Jadi berapa lama peran dari Riding Assist Technology ini ?

      Ada perbedaan lain dari Honda Riding Assist ini adalah digunakannya listrik sebagai suplai tenaga. Sementara prototipe sebelumnya belum menggunakan tenaga listrik.. Menurut Direktur Marketing dan After Sales Service Honda Prospect Motor (HPM) Jonfis Fandy, ubahan pada jenis mesin kendaraan ini merupakan penyesuaian terhadap respon agar masyarakat dapat masuk ke fase bebas emisi.

"Tenaga Riding Assist-e telah didukung motor listrik, sebagai salah satu langkah mewujudkan masyarakat yang dapat menikmati kebebasan mobilitas serta bebas karbon," tuturnya.

Post a Comment

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search